Langsung ke konten utama

Pentingnya Sebuah Organisasi (EC)

Senin, 21 Juli 2014

Di penghujung perkuliahan penulis selama 4 tahun ini, tentu ada sebuah cerita yang mengesankan bagi penulis diantaranya ketika penulis aktif di organisasi di kampus biru kampus perjuangan.

Disebuah perguruan tinggi ketika seorang mahasiswa diajarkan hanya 1 arah dari dosen ke mahasiswa, dan mahasiswa hanya datang, dengarkan dosen menyampaikan materi, pulang, (kebanyakan mahasiswa) dan itu secara terus menerus membuat rasa itu menjadi bosan (jikalau pada merasakn) apalagi jika ada mahasiswa yang tidak mengikuti organisasi apapun di kampus (apakata dunia), mau dapat ilmu apa kalau gitu. kita itu lulus jadi mahasiswa itu bakalan jadi pengusaha atau pekerja (tergantng pilihan masing-masing) dan disini dibutuhkan yang namanya ketrampilan baik kecerdasan di akademik namun juga kecerdasan dalam sosialisasi kita dengan orang lain, bagaimana menanggapi sebuah masalah, bagaimana menyelesaikannya, cara membuat planning kegiatan, target kegiatan, dan lain sebagainya, hal itu bisa dapat jika kita ikut organisasi.

nah, untung penulis ikut organisasi, di kampus ikut organisasi Entrepreneur Community (EC) disini merupakan wadah untuk para calon Entrpreneur yang mau mengembangkan usahanya, kegiatannya apa aja? salah satunya mengadakan bincang bisnis dengan para pemilik usaha yang ada di Yogyakarta, pernah beberapa kita mengundang beberapa usaha yang sudah go nasional. ada juga tour de entrpreneur, nah pada kepengurusan penulis ketika tahun 2011 itulah yang pertama kali diadakan saat itu kita mendatangi perusahaan di Semarang, Sari Roti, Indofood, Water Blaster, dll. kita tahu bagaimana cara memproduksi roti dan mie.

penulis di Entrepreneur Community saat itu diamanahi sebagai Divisi HRD (Human Resources Development) yang tugasnya membina anggota, mencari pembicara u/ bincang bisnis, dan membuat organisasi nggak jenuh. Anggota EC terdiri dari mahasiswa tingkat 1 sampai tingkat 4 pun ikut serta. sekitar 250 lebih (bayangin ajah kalo penulis terkadang sms ke semua no. anggota waktu itu).

Selain itu, kita juga ngadain yang namanya lomba bisnis, dimana kita cuma dikasih uang 50 rbu, dan dengan uang tersebut bisa balik berapa dengan bikin bisnis, dengan dikelompokkan 4 orang per tim. penulis dengan kelompok menghasilkan uang hampir 250rbu dalam waktu lomba 1 minggu kalo gak salah.

Kita juga mengadakan jalan ke tempat2 usaha kayak kita makan bersama diluar dan serta dilanjutkan bincang bisnis.

Itulah beberapa kegiatan di EC penulis, yang baru beberapa sebutkan, masih banyak kegiatan lain yang tidak dapat disebutkan.

Alhamdulillah penulis telah menyelesaikan amanah selam 1 taun periode kepengurusan, semoga EC FE UII makin maju ya! Penulis disini hanya bisa mendoakan semoga semakin banyak orang2 yang mau jadi pengusaha dan memberikan pekerjaan ke orang lain. Salam Entrepreneur. Kita Bisa!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Lapping & Kitting

Perusahaan industri, jasa maupun dagang sebagai suatu pelaku ekonomi tidak bisa lepas dari kondisi globalisasi ekonomi dewasa ini. Era globalisasi akan mempertajam persaingan-persaingan diantara perusahaan, sehingga perlu pemikiran yang makin kritis atas pemanfaatan secara optimal penggunaan berbagai sumber dana dan sumber daya yang ada. Sebagai konsekuensi logis dari timbulnya persaingan yang semakin tajam, ada tiga kemungkinan yaitu mundur, bertahan atau tetap unggul dan bahkan semakin berkembang. Agar perusahaan dapat bertahan atau bahkan berkembang diperlukan upaya penyehatan dan penyempurnaan meliputi peningkatan produktivitas, efisiensi serta efektifitas pencapaian tujuan perusahaan. Menghadapi hal ini, berbagai kebijakan dan strategi terus diterapkan dan ditingkatkan. Kebijakan yang ditempuh manajemen antara lain meningkatkan pengawasan dalam perusahaan (internal control ).              Pentingnya mengembangkan pr...

Khittah Palembang dan Ponorogo (Muhammadiyah)

  Matan Khittah Palembang Muhammadiyah pertama kali memperkenalkan konsep khittah Khittah Palembang dirumuskan pada masa kepemimpinan A.R. (Ahmad Rasyid) Sutan Mansur tahun 1956 – 1959. Isi Matan Palembang  1.        1.  Menjiwai pribadi anggota dengan ibadah, iman, akhlak dan ilmu pengetahuan 2.        2.  Melaksanakan uswatun khasanah 3.        3.  Mengutuhkan organisasi dan merapikan administrasI 4.        4.  Memperbanyak dan mempertinggi mutu amaL 5.        5.  Mempertinggi mutu anggota dan membentuk kader 6.        6.  Mempererat ukhuwah islamiyah 7.        7.  Menuntun penghidupan anggota Matan Khittah Ponorogo Setelah dekade-dekade sebelumnya, 20-50 an masih mencari bentuk berbagai landasan ideologisnya, pada dekade 60-an tepatnya tahun1969 Muhammadiyah menghasilkan produk yang memuat ...

Finally Bandung Selatan #refreshingceritanya

Assalamu alaikum wr.wb Alhamdulillah kali ini kesampaian mampir ke Bandung Selatan Ciwidey, bisa menikmati kawasan pegunungan bandung, Back to Nature. Dengan pemandangan pohon yang masih hijau dimana-mana dan udara yg bersih. Mashaallah. Jadi ceritanya, aku bareng 2 temen wanita kantor yang inshaallah masih dalam proses memantaskan diri ini mempunyai plan untuk refreshing saat weekend , setelah sekian lama bergumul dengan kerjaan kantor untuk closing report. Finally, kita mutusin buat ikutan travel yang bareng2 gitu. Ahad, 8 Des 2019 04.30-05.00 Aku dan 1 kawan jam 5 pagi berkumpul di meeting point Plaza Semanggi, ternyata setelah sampai di meeting point banyak juga peserta yg lain. Dan ketika sampai di mepo, diberi arahan dan co card. Lalu diperbolehkan masuk ke bus. 05.00-11.00 Perjalanan Jakarta ke Tempat pertama yaitu kawah putih 11.00-12.30 ▪︎kawah putih Udah jadi wishlist liburan entah dari kapan taun, ini merupakan danau yg terbentuk dari letusan gunung patuha, tanah yang bercam...