Langsung ke konten utama

Apa sih Ex-ante dan Ex-post audit yang seharusnya dilakukan oleh Dewan Pengawas Syari’ah? Sejauhmana ruang lingkupnya ?



Ex ante auditing merupakan aktivitas pengawasan syariah dengan melakukan pemeriksaan terhadap berbagai kebijakan yang diambil dengan cara melakukan review terhadap keputusan-keputusan manajemen, dan melakukan review terhadap seluruh jenis kontrak yang dibuat oleh manajemen bank syariah dengan semua pihak. Tujuan pemeriksaan tersebut untuk mencegah bank syariah melakukan kontrak yang melanggar prinsip-prinsip syariah.

Ex post auditing merupakan aktivitas pengawasan syariah dengan melakukan pemeriksaan terhadap laporan kegiatan (aktivitas) dan laporan keuangan bank syariah. Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk menelusuri kegiatan dan sumber-sumber keuangan bank syariah yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Perhitungan dan pembayaran zakat merupakan aktivitas pengawasan syariah dengan memeriksa kebenaran bank syariah dalam menghitung zakat yang harus dikeluarkan dan memerikasa kebenaran dalam pembayaran zakat sesuai dengan ketentuan syariah. Tujuan pemeriksaan tersebut adalah untuk memastikan agar zakat atas segala usaha yang berkaitan dengan hasil usaha bank syariah telah dihitung dan dibayar secara benar oleh manajemen bank syariah.

Untuk aktivitas shari'a review ex ante auditing antara lain :
1)      menetapkan standar kepatuhan syariah
2)      menetapkan sistem dan prosedur operasional
3)      mereview kebijakan dan keputusan manajemen
4)      menetapkan produk bank.

Sedangkan aktivitas shari'a review ex post auditing yang dilaksanakan DPS dalam menjalankan fungsi pengawasan syariah antara lain :
1)      menentukan indikator kepatuhan syariah
2)      menentukan lingkup pengawasan syariah
3)      merencanakan mekanisme penilaian kepatuhan syariah
4)      menilai kepatuhan syariah atas kinerja manajemen
5)      tindak lanjut atas temuan syariah
6)      melaporkan hasil penilaian kepatuhan syariah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Lapping & Kitting

Perusahaan industri, jasa maupun dagang sebagai suatu pelaku ekonomi tidak bisa lepas dari kondisi globalisasi ekonomi dewasa ini. Era globalisasi akan mempertajam persaingan-persaingan diantara perusahaan, sehingga perlu pemikiran yang makin kritis atas pemanfaatan secara optimal penggunaan berbagai sumber dana dan sumber daya yang ada. Sebagai konsekuensi logis dari timbulnya persaingan yang semakin tajam, ada tiga kemungkinan yaitu mundur, bertahan atau tetap unggul dan bahkan semakin berkembang. Agar perusahaan dapat bertahan atau bahkan berkembang diperlukan upaya penyehatan dan penyempurnaan meliputi peningkatan produktivitas, efisiensi serta efektifitas pencapaian tujuan perusahaan. Menghadapi hal ini, berbagai kebijakan dan strategi terus diterapkan dan ditingkatkan. Kebijakan yang ditempuh manajemen antara lain meningkatkan pengawasan dalam perusahaan (internal control ).              Pentingnya mengembangkan pr...

Finally Bandung Selatan #refreshingceritanya

Assalamu alaikum wr.wb Alhamdulillah kali ini kesampaian mampir ke Bandung Selatan Ciwidey, bisa menikmati kawasan pegunungan bandung, Back to Nature. Dengan pemandangan pohon yang masih hijau dimana-mana dan udara yg bersih. Mashaallah. Jadi ceritanya, aku bareng 2 temen wanita kantor yang inshaallah masih dalam proses memantaskan diri ini mempunyai plan untuk refreshing saat weekend , setelah sekian lama bergumul dengan kerjaan kantor untuk closing report. Finally, kita mutusin buat ikutan travel yang bareng2 gitu. Ahad, 8 Des 2019 04.30-05.00 Aku dan 1 kawan jam 5 pagi berkumpul di meeting point Plaza Semanggi, ternyata setelah sampai di meeting point banyak juga peserta yg lain. Dan ketika sampai di mepo, diberi arahan dan co card. Lalu diperbolehkan masuk ke bus. 05.00-11.00 Perjalanan Jakarta ke Tempat pertama yaitu kawah putih 11.00-12.30 ▪︎kawah putih Udah jadi wishlist liburan entah dari kapan taun, ini merupakan danau yg terbentuk dari letusan gunung patuha, tanah yang bercam...

Khittah Palembang dan Ponorogo (Muhammadiyah)

  Matan Khittah Palembang Muhammadiyah pertama kali memperkenalkan konsep khittah Khittah Palembang dirumuskan pada masa kepemimpinan A.R. (Ahmad Rasyid) Sutan Mansur tahun 1956 – 1959. Isi Matan Palembang  1.        1.  Menjiwai pribadi anggota dengan ibadah, iman, akhlak dan ilmu pengetahuan 2.        2.  Melaksanakan uswatun khasanah 3.        3.  Mengutuhkan organisasi dan merapikan administrasI 4.        4.  Memperbanyak dan mempertinggi mutu amaL 5.        5.  Mempertinggi mutu anggota dan membentuk kader 6.        6.  Mempererat ukhuwah islamiyah 7.        7.  Menuntun penghidupan anggota Matan Khittah Ponorogo Setelah dekade-dekade sebelumnya, 20-50 an masih mencari bentuk berbagai landasan ideologisnya, pada dekade 60-an tepatnya tahun1969 Muhammadiyah menghasilkan produk yang memuat ...